Selasa, 06 Maret 2012

FA Cup: Birmingham City vs Chelsea Sukses Perdana Di Matteo

BIRMINGHAM – Roberto Di Matteo sukses mengukir kemenangan perdana Chelsea di bawah era kepelatihannya. Setelah The Blues berhasil menundukkan tuan rumah Birmingham 2-0 (agregat 3-1) di babak 16 besar FA Cup.

Chelsea menjalani laga tanpa pelatih Andre Villas-Boas setelah mengalami pemecatan saat melawat ke kandang Birmingham dengan di bawah arahan Roberto Di Matteo. Laga melawan Birmingham ini merupakan partai ulang, di mana sebelumnya The Blues ditahan imbang di Stamford Bridge beberapa waktu lalu.

 The Blues mendapatkan peluang pertamanya saat pertandingan baru berjalan dua menit. Ketika playmaker Juan Mata lolos dari jebakan off-side. Mata yang melakukan solo run, kemudian menendang bola dengan keras. Tapi masih mampu dihalau pertahanan tuan rumah.

Hingga menit ke 25 Chelsea yang lebih dominan bermain baru memiliki kesempatan yang disia-siakan oleh Fernando Torres, yang tidak bisa menguasai bola secara sempurna, hingga bola tersebut terbuang begitu saja.

Pertandingan sempat panas, ketika Zigic adu mulut dengan Garry Cahill. Setelah gelandang Birmingham ini mengganjar dengan keras Cahill. Alhasil, Zigic dihadiahi kartu kuning atas tekel kerasnya itu.

Chelsea kembali mendapatkan peluang, ketika bek Cahill menyundul bola usai menerima umpan dari sepak pojok. Tapi lagi-lagi peluang terbuang percuma, ketika hanya bisa melewat di samping kanan gawang Doyle.

Pertandingan babak pertama akhirnya usai juga, namun kedua tim masih belum bisa menghasilkan gol. Skor 0-0 masih menghiasi laga antara Birmingham yang menjamu Chelsea.

Pada babak kedua, Chelsea bermain lebih efektif. Hasilnya di menit ke-54 Mata memecah kebuntuan The Blues. Ketika berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Doyle.

Bermula dari Ramires yang mengirimkan umpan matang ke mulut gawang yang gagal disambut oleh Salomon Kalou dengan sempurna. Tapi mata yang berada di belakang Kalou langsung menyambar dengan tendangan kerasnya tanpa mampu dihalau Doyle. Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea.

Chelsea menjauh. Ketika di menit ke-61 Raul Meireles menggandakan keunggulan The Blues atas tuan rumah Birmingham menjadi 2-0.

Chelsea mendapatkan kesempatan untuk memperlebar jarak ketika ke 69 Torres dijatuhkan di kotak penalti oleh N’Daw. Namun, Mata membuang kesempatan emas tersebubt ketika ditugaskan menjadi algojo. Tendangannya masih bisa ditebak oleh Doyle. Skor pun tak berubah tetap 2-0 untuk Chelsea.

Lima menit menjelang waktu normal berakhir, Birmingham mencoba bermaiin terbuka dan sedikit menekan Chelsea, demi mengejar ketertinggalan mereka namun para bek Chelsea bermain apik pada pertandingan ini. Laga pun berakhir dengan skor 2-0 (agregat 3-1) untuk keunggulan Chelsea, sekaligus meloloskan The Blues ke babak berikutnya.

Jelang Piala FA - Ujian Pertama Di Matteo


Tuesday, 06 March 2012 07:41
FOTO:(Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)Beritabola.com London - Dua hari setelah ditunjuk sebagai caretaker Chelsea, Roberto Di Matteo sudah harus menjalani laga pertamanya. Ia akan menghadapi ujian untuk meloloskan The Blues ke babak keenam Piala FA.

Chelsea harus menjalani laga ulangan melawan Birmingham City di St.Andrews, Rabu (7/3/2012) dinihari WIB, di babak kelima Piala FA. Di laga sebelumnya di Stamford Bridge pada 18 Februari lalu, keduanya bermain imbang 1-1.

Kala itu Chelsea yang masih ditangani oleh Andre Villas-Boas harus tertinggal lebih dulu lewat gol David Murphy di babak pertama. Daniel Sturridge lalu menyelamatkan timnya dari kekalahan lewat golnya di menit 62.

Birmingham yang bermain di Divisi Championship sudah membuktikan diri jika mereka adalah lawan yang tak mudah untuk dikalahkan. Karena itu, Di Matteo yang punya pengalaman di Divisi Championship kala menangani West Bromwich Albion memprediksi laga akan berjalan sulit.

"Birmingham adalah lawan yang kuat. Mereka bertahan dengan sangat baik dan mereka tidak memberi banyak ruang," ujar Di Matteo di situs resmi Chelsea.

"Saya tahu bagaimana sepakbola di Championship dan ini akan jadi pertarungan sulit dengan banyak umpan panjang."

"Kami sudah melihat bagaimana sulitnya mengalahkan mereka karena kami sudah bermain melawan mereka di Stamford Bridge. Kami harus siap untuk itu," tuntasnya.
(dtc/a2s) Sumber: detiksport

Jumat, 02 Maret 2012

Villas-Boas Tak Akan Pernah Mundur

Friday, 02 March 2012 23:50 FOTO:AFP/Ben StansallBeritabola.com London - Bertubi-tubi tekanan serta kritik datang kepada Andre Villas-Boas disertai isu pemecatan dirinya. Tapi Villas-Boas enggan menyerah dan memilih untuk tetap bertahan di kursi manajer Chelsea.

Ditunjuk sebagai manajer Chelsea di awal musim, Villas-Boas mendapat target yakni menjuarai Liga Ingrris serta Liga Champions. Tapi ketika bulan Maret datang, Chelsea malah jauh dari kedua kompetisi itu.

Di Liga Inggris mereka tercecer di posisi kelima klasemen dan berselisih 17 poin dengan Manchester City di puncak. Sulit rasanya mereka mampu mengejar dengan kondisi tim seperti sekarang.

Pun nasibnya di Liga Champions di mana kans mereka lolos ke perempatfinal di ambang kegagalan, saat kalah 1-3 dari Napoli di leg pertama babak 16 besar. Sudah tersingkir di Piala Carling, boleh jadi Piala FA tinggal jadi satu-satunya peluang meraih juara (itu pun harus melakoni laga replay babak kelima kontra Birmingham City).

Maka posisi Villas-Boas di kursi manajer Chelsea terus digoyang dan tak jarang beberapa nama kerap diisukan akan menggantikan dirinya. Apakah ini artinya pria asal Portugal itu akan menyerah?

Eks pelatih FC Porto itu pun menegaskan jika dirinya tak akan menyerah dan akan terus membuktikan dirinya pantas berada di posisi manajer 'Si Biru'.

"Ini adalah salah satu pekerjaan tersulit di dunia. Tapi saya tidak akan pernah mengundurkan diri," tegas Villas-Boas seperti dilansir Reuters.

"Saya tidak akan pernah menyerah. Saya tidak pernah diajarkan seperti itu," tuntasnya
(dtc/mrp) Sumber: detiksport

Villas-Boas: Saya Tak Punya Masalah dengan Lampard

Saturday, 03 March 2012 05:41 FOTO:Getty ImagesBeritabola.com London - Selain posisinya tengah dsorot, belakangan Andre Villas-Boas juga dihantam isu perselisihan dengan Frank Lampard. Namun, Villas-Boas membantah kabar tersebut.

Berada di bawah arahan Villas-Boas, Lampard tak selalu dimainkan sebagai starter. Bangku cadangan akrab menjadi temannya di beberapa kesempatan. Alhasil, gelandang senior Chelsea itu pun dikabarkan tidak puas dengan keputusan Villas-Boas.

Kabar tersebut kemudian memicu rumor lainnya, bahwa Villas-Boas sudah kehilangan kuasa di ruang ganti. Namun demikian, dalam beberapa situasi, seperti ketika dikalahkan Napoli di Liga Champions, beberapa pemain senior seperti Petr Cech justru menyuarakan dukungan untuk sang manajer.

Villas-Boas sendiri kemudian membantah bahwa dirinya memiliki masalah dengan Lampard.

"Jika ada masalah, kami akan mengesampingkannya. Saya tak melihat ada masalah dengan pemain-pemain," ujarnya di Reuters.

"Lampard? Tanya pemain mana saja yang tidak bermain setiap waktu, apakah dia punya hubungan yang baik dengan manajer atau tidak," tegasnya.

Chelsea kini masih berada di peringkat lima klasemen sementara dan tengah memperjuangkan diri untuk bisa masuk ke zona empat besar. Akhir pekan ini, mereka akan melanjutkan perjalanan di Premier League dengan bermain di kandang West Bromwich Albion.
(dtc/roz) Sumber: detiksport
Powered By Blogger